No Image Available

Bahasa di Era Kekinian: Antara Kesantunan, Identitas, dan Teknologi

 Author: Ike Revita  Category: Buku Ajar  Publisher: Filosofis Indonesia Press  Pages: 193  Country: DI Yogyakarta  Language: Indonesia  Dimension: Unesco More Details
 Description:

Baca      Pesan

Buku Bahasa di Era Kekinian: Antara Kesantunan, Identitas, dan Teknologi karya Ike Revita merupakan refleksi komprehensif tentang posisi dan fungsi bahasa di tengah perubahan sosial dan teknologi yang cepat. Sebagai guru besar linguistik yang lama meneliti dinamika bahasa Indonesia, Ike Revita menulis dengan gaya yang memadukan kedalaman ilmiah dan kelembutan reflektif, menghadirkan pandangan bahwa bahasa adalah wajah kemanusiaan itu sendiri.

Buku ini terdiri dari kumpulan esai yang menyoroti beragam fenomena kebahasaan kontemporer — mulai dari kesantunan berbahasa di ruang digital, tanggung jawab atas ujaran di media sosial, kekuatan kata dalam membangun dan meruntuhkan kepercayaan, hingga ancaman lunturnya identitas bahasa lokal di tengah globalisasi. Melalui pendekatan pragmatik dan sosiolinguistik, penulis mengajak pembaca untuk memahami bahwa setiap kata memiliki dampak sosial, moral, dan psikologis.

Di era yang serba daring, bahasa sering kali kehilangan kesantunannya. Unggahan di media sosial, komentar spontan, atau debat publik kerap menunjukkan menurunnya empati dan etika dalam berkomunikasi. Dalam konteks ini, Revita menegaskan bahwa kesantunan bukanlah konsep usang, melainkan pilar utama dalam membangun ruang publik yang sehat. Ia juga menyoroti bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan untuk memperkuat bahasa dan budaya lokal, bukan justru mengikisnya.

Bagian lain dari buku ini menekankan hubungan antara bahasa dan identitas. Bahasa, bagi penulis, adalah simbol eksistensi — cara manusia menegaskan dirinya, komunitasnya, dan nilai-nilainya. Dengan mempertahankan kesadaran linguistik dan kebanggaan terhadap bahasa ibu, masyarakat dapat menolak homogenisasi budaya global yang kerap meniadakan perbedaan.

Melalui contoh-contoh konkret, narasi keseharian, dan analisis yang mudah dipahami, buku ini menjadi jembatan antara ilmu dan kehidupan. Bahasa di Era Kekinian bukan hanya panduan etika berbahasa, melainkan juga ajakan untuk merenungkan kembali tanggung jawab moral manusia di tengah arus komunikasi digital. Sebuah karya yang menyentuh, mendidik, dan relevan bagi akademisi, pendidik, dan masyarakat umum yang ingin menjaga martabat bahasa sebagai cermin kebudayaan dan nurani bangsa.

 Back